9 Negara yang Punya Senjata Nuklir di Dunia, Israel Simpan Seratusan Hulu Ledak

Anton Suhartono
Cut Mutia Fahira
Negara-negara yang punya senjata nuklir di dunia, salah satunya Rusia yang memiliki sekitar 6.000 hulu ledak (Foto: AP)

3. China

Tak diketahui pasti berapa hulu ledak nuklir China. Namun para ilmuwan memperkirakannya sekitar 410 hulu ledak, sementara Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengklaim jumlahnya lebih dari 500 dan terus bertambah. 
Disebutkan, lebih dari 100 hulu ledak dipasang pada rudal balistik antar-benua (ICBM) yang bisa menjangkau AS.

China telah mengembangkan senjata nuklir sejak Perang Dingin dengan cara  yang relatif masih sederhana. Namun, tiga pilar kekuatan nuklir, triad nuklir, sedang dalam proses pengembangan dan perluasan. China membangun tiga silo ICBM di tiga lokasi wilayah barat laut negara itu.

Tidak seperti Rusia dan AS, Tiongkok tidak menempatkan rudalnya dalam kondisi siaga. Sebagian besar hulu ledak tidak terpasang pada rudal mereka selama masa damai. 

Ini sesuai dengan doktrin nuklir China yang dipegang sejak lama, yaitu tidak menggunakan senjata nuklir lebih dulu. 

4. Inggris

Inggris diperkirakan memiliki 120 hulu ledak nuklir yang siap pakai. Senjata itu dipasang pada kapal selam atau dapat disimpan di tempat tertentu dan bisa dipasang dengan cepat. 

Diketahui Inggris telah mengerahkan 40 senjata nuklir setiap saat. Semua hulu ledak itu berbasis di laut dan digendong menggunakan rudal Trident yang diluncurkan dari kapal selam.

Inggris mengubah janji sebelumnya yang tidak akan melebihi batas maksimal 180 hulu ledak. Negara itu mengubah batas baru menjadi 260 hulu ledak nuklir atau naik 40 persen lebih.

5. Prancis

Prancis memiliki sekitar 290 hulu ledak nuklir yang telah dikerahkan. Sebagian besar senjata ini berbasis kapal selam dan sisanya dipasang pada rudal jelajah yang diluncurkan dari udara. 

Doktrin nuklir Prancis menggunakan senjata itu sebagai strategi pertahanan diri, namun tidak menutup kemungkinan menjadi yang pertama menggunakan senjata tersebut pada kondisi ekstrem untuk membela diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Makin Kacau, Demonstran Rusuh Terancam Hukuman Mati

Internasional
2 jam lalu

Greenland Tolak Jadi Bagian Amerika: Berhenti Remehkan Kami!

Internasional
3 jam lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Internasional
3 jam lalu

Porak-porandakan Ukraina, Rusia: Tak Ada yang Bisa Cegat Rudal Oreshnik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal