Abaikan Seruan Internasional, Netanyahu Ngotot Akan Gempur Rafah

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengabaikan seruan internasional untuk membatalkan rencana serangan darat ke Rafah, Gaza (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tak peduli dengan seruan internasional untuk membatalkan rencana serangan darat ke Rafah, Jalur Gaza, Palestina. Dia mengotot akan mengerahkan pasukan ke kantong pengungsi itu.

Penegasan itu disampaikan Netanyahu setelah negosiasi gencatan senjata terbaru yang digelar di Mesir gagal mencapai kesepakatan pada Rabu kemarin.

Dia mengklaim telah membuka jalan bagi pengungsi atau warga sipil untuk meninggalkan Rafah. Meski demikian Netanyahu tak menyebutkan kemana para pengungsi bisa pergi mengingat Rafah merupakan perlindungan terakhir bagi pengungsi Gaza.

Kota di perbatasan Mesir itu kini disesaki sekitar 1,4 juta pengungsi yang pindah dari wilayah utara dan tengah. Serangan Israel ke kota 
tersebut bisa menimbulkan jatuhnya banyak korban jiwa.

Netanyahu tak menyebutkan kapan operasi serangan darat akan dimulai.

“Kami akan berperang sampai meraih kemenangan penuh dan ini termasuk tindakan yang tegas di Rafah, setelah kami mengizinkan penduduk sipil meninggalkan zona pertempuran,” kata Netanyahu, dalam pernyataan di Telegram, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Yordania, Serukan Iran-Israel Damai

Internasional
5 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
6 jam lalu

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Internasional
9 jam lalu

Israel Akan Caplok Lebanon Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal