Afrika Selatan Akan 'Redupkan' Sinar Matahari untuk Atasi Kekeringan

Anton Suhartono
Afrika Selatan dilaporkan akan 'meredupkan' sinar matahari untuk mengatasi kekeringan (Foto: AFP)

Para peneliti menegaskan, temuan tersebut tidak boleh dilihat sebagai alternatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Cape Town mencapai posisi paling dekat dengan Day Zero pada 2017 akibat kekeringan terparah dalam 384 tahun, menyebabkan kapasitas bendungan kota di bawah 13 persen.

Saat itu penduduk kota tinggal menunggu beberapa pekan di mana keran di rumah-rumah tak bisa mengeluarkan air lagi, sehingga harus dilakukan pendistribusian sebagai jatah harian.

Namun sebagian ahli mengecam gagasan menyuntikkan gas ke atmosfer untuk mengekang efek pemanasan global. Cara itu berpotensi mengganggu sistem iklim.

Dalam makalah yang diterbitkan pada Desember 2018, kelompok advokasi sains Climate Analytics menyatakan, cara tersebut kemungkinan besar akan menjadi sumber konflik antar-negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

20 Ha Lahan Gambut Terbakar di Jambi, 11.000 Liter Air Dikerahkan Padamkan Api

4 hari lalu

BNPB Kerahkan 4 Water Bombing, 1 Juta Liter Air Dijatuhkan di Kalbar dalam Sehari

7 hari lalu

Operasi Modifikasi Cuaca Digeber Atasi Karhutla Kalimantan, Terkendala Pertumbuhan Awan Hujan

19 hari lalu

73,8 Persen Wilayah Indonesia Alami Kemarau, Waspada Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal