Akhirnya, Putra Mahkota Saudi Buka Suara soal Pembunuhan Khashoggi

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). (Foto: AFP)

Namun MBS melukiskan gambaran berbeda tentang hubungan dengan Turki. Dia menegaskan pembunuhan Khashoggi tak akan memecah belah Saudi dan Turki, yang menjadi lokasi pembunuhan Khashoggi.

"Sekarang ada orang-orang yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi yang menyakitkan untuk menciptakan perpecahan antara kerajaan dan Turki," ujarnya.

"Mereka tidak akan bisa membagi kita selama ada raja yang disebut Raja Salman bin Abdulaziz dan seorang putra mahkota bernama Mohammed bin Salman, dan seorang presiden di Turki bernama Erdogan. perpecahan ini tidak akan terjadi," tegasnya.

MBS menggambarkan kerja sama antara Saudi dan Turki sebagai sesutau yang "istimewa", meski ada kecaman sengit dari Presiden Recep Tayyip Erdogan dan para pejabatnya.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan MBS mempunyai tanggung jawab utama atas operasi yang menyebabkan pembunuhan Khashoggi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

2 hari lalu

Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS: Tak Perlu Presiden Lagi, Cukup Gubernur

2 hari lalu

Trump: Venezuela Bisa Jadi Negara Bagian ke-51 AS

2 hari lalu

Trump Gelar Sayembara Rp18 Miliar untuk Ungkap Kecurangan Pemilu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal