Al-Qaeda Ancam Bunuh Staf Charlie Hebdo karena Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad

Arif Budiwinarto
Majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad. (foto: ist)

Macron dianggap tak jauh berbeda dengan Hollande yang memberi kebebasan untuk penerbitan ulang kartun yang menggambarkan secara buruk sosok Nabi Muhammad.

Pada 7 Januari 2015, kantor majalah Charlie Hebdo dihujani tembakan oleh dua orang pria yang diketahui bernama Said dan Cherif Kouachi menyebabkan 12 orang termasuk beberapa kartunis terkenal Prancis tewas. Kedua pelaku tewas setelah bersaksi.

Persidangan penyerangan kantor Charlie Hebdo dibuka kembali pada 2 September kemarin dan diperkirakan akan berlanjut hingga November dengan menghadirkan 14 tersangka kaki tangan tersangka.

Meskipun penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad menuai kecaman dari banyak negara mayoritas Islam seperti Pakistan, Iran dan Turki, Direktur Charlie Hebdo Laurent Sourisseau menegaskan hal tersebut tidak akan menghalangi mereka mencetak ulang kartun tersebut.

"Jika kami melepaskan hak untuk menerbitkan kartun ini, itu berarti kami salah sejak awal," kata Sourisseau dikutip dari NDTV, Sabtu (12/9).

"Apa yang saya sesalkan adalah bagaimana hanya sedikit orang yang memperjuangkan kebebasan. Jika kami tidak memperjuangkan kebebasan kami, kami hidup seperti seorang budak dan kami mempromosikan ideologi yang mematikan," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Demo Protes Biaya Hidup Tinggi di Prancis dan Italia Rusuh, Kemlu: Tak Ada WNI Terlibat dan Jadi Korban

3 hari lalu

Pemukim Israel Serang Delegasi Eropa, Wali Kota Taybeh: Pelanggaran Nyata

3 hari lalu

Prancis Rusuh, Trump Salahkan Imigran: Mereka dari Dunia Berbeda

3 hari lalu

Prancis Rusuh, Demonstrasi Menjalar ke Belgia hingga Italia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal