Amazon PHK 14.000 Karyawan, 40 Persen Insinyur Terdampak

Aditya Pratama
Amazon mengumumkan PHK terhadap lebih dari 14.000 karyawan, dengan hampir 40 persen adalah posisi insinyur. (Foto: AP)

Kepala Sumber Daya Manusia Amazon, Beth Galetti dalam memonya yang mengumumkan PHK menjelaskan, perusahaan berfokus pada pentingnya berinovasi, yang kini harus dilakukan perusahaan dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit, khususnya para insinyur.

“Generasi AI ini adalah teknologi paling transformatif yang pernah kita lihat sejak internet, dan memungkinkan perusahaan untuk berinovasi jauh lebih cepat daripada sebelumnya,” tulis Galetti. 

“Kami yakin bahwa kami perlu lebih terorganisir, dengan lebih sedikit lapisan dan lebih banyak kepemilikan, untuk bergerak secepat mungkin bagi pelanggan dan bisnis kami,” tuturnya.

Dalam sebuah pernyataan, Amazon menyebut bahwa AI bukanlah pendorong di balik sebagian besar PHK, dan tujuan yang lebih besar adalah untuk mengurangi birokrasi dan menekankan kecepatan.

PHK tersebut berdampak pada berbagai tingkat insinyur perangkat lunak, tetapi peran SDE II, atau karyawan tingkat menengah, terdampak secara tidak proporsional, menurut dokumen WARN.

Lonjakan AI membuat pekerjaan pengembangan perangkat lunak semakin sulit didapat karena perusahaan mengadopsi asisten pengkodean atau yang disebut platform pengkodean vibe dari vendor seperti Cursor, OpenAI, dan Cognition.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kekayaan Miliarder Dunia Tembus Rp266,22 Kuadriliun, Melonjak 12,8 Persen

2 hari lalu

LVAD Buka Harapan Baru Pasien Gagal Jantung Berat, Ini Alasannya

4 hari lalu

AI Lagi Tren UMKM Diminta Tak Ikut-ikutan, Ini Alasannya!

4 hari lalu

V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal