Amnesty: 143 Orang Tewas akibat Protes di Iran, Diyakini Jumlah Korban Sesungguhnya Lebih Banyak

Nathania Riris Michico
Seorang perempuan Iran mengangkat tinjunya di tengah gas air mata di Universitas Teheran selama protes yang didorong oleh kemarahan atas masalah ekonomi. (FOTO: Yalda Moaiery / AFP - Getty Images)

"Tanggapan masyarakat internasional yang berhati-hati dan bisu terhadap pembunuhan para pengunjuk rasa yang melanggar hukum sangat tidak memadai," kata Kepala Penelitian dan Advokasi Amnesty untuk Timur Tengah, Philip Luther.

"Mereka harus mengutuk pembunuhan ini dalam kondisi sekuat mungkin dan menggambarkan peristiwa ini sebagaimana adanya, penggunaan kekuatan yang mematikan dan sepenuhnya tidak beralasan untuk menghancurkan perbedaan pendapat," ujar dia.

"Video yang diverifikasi menunjukkan, pasukan keamanan dengan sengaja menembak para demonstran yang tidak bersenjata dari jarak dekat. Dalam beberapa kasus, para demonstran ditembak ketika mereka melarikan diri," demikian laporan Amensty, merujuk pada video yang menjadi bukti atas serangan pasukan Iran.

Selain itu, Amensty juga menunjukkan video pasukan keamanan menembak dari atap rumah.

"Penumpasan itu dilakukan oleh polisi, Pengawal Revolusi Iran, pasukan paramiliter

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

3 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Canggih Hadapi Perang Panjang Lawan AS-Israel

3 jam lalu

Presiden Iran: Trump Kira Kami Akan Ambruk seperti Venezuela

4 jam lalu

Di Tengah Konflik Lawan AS, Iran Temukan Harta Karun Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal