Anak dan Ayah Taipan Pachinko di Jepang Saling Gugat atas Tuduhan Rasis

Anton Suhartono
Marina Haba (kanan) dan suaminya Joe Wallace (Foto: The Straits Times)

TOKYO, iNews.id - Anak dan ayah taipan mesin judi pachinko di Jepang saling gugat karena tuduhan rasisme.

Han Chang Woo (89), pendiri dan bos perusahaan Maruhan, operator mesin judi pachinko, menuntut anak tertuanya, Marina Haba (51). Bukan hanya itu Han juga mendesak putrinya mengembalikan pinjaman sebesar 480 juta yen disertai bunga.

Marina menikah dengan Joe Wallace yang merupakan warga Amerika Serikat keturunan Afrika pada 2014. Pernikahan mereka berlangsung tanpa restu dari ayahnya.

"Ayah saya tidak menyetujui hubungan saya dengan Joe. Dia tidak pernah menyetujui. Ayah menegaskan, dia tidak menyetujui hubungan saya dengan pria kulit hitam," kata Marina, dalam dokumen pengadilan, dikutip dari The Sunday Times, Minggu (15/11/2020).

Namun Han menepis tuduhan putrinya tersebut seraya menegaskan perusahaan Maruhan berkomitmen terhadap keberagaman dan inklusi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Ilustrator Kiki's Delivery Service Akiko Hayashi Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

FIFA Murka! IShowSpeed Diduga Jadi Korban Rasis di Piala Dunia 2026, Investigasi Langsung Dibuka

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal