Anggota Navy SEAL Bebas dari Tuduhan Kejahatan Perang, Membunuh Remaja Irak

Anton Suhartono
Edward Gallagher di pengadilan militer San Diego (Foto: AFP)

Kasus Gallagher sempat memecah belah kalangan militer AS. Sebagian menganggap dia merupakan pahlawan perang.
Tak heran jika Gallagher didukung oleh sekitar 40 anggota Kongres dari Partai Republik. Namun sebagian lain menganggap apa yang dilakukannya terlalu berlebihan.

Pada Mei Presiden Donald Trump menyatakan keprihatinannya atas penuntutan tentara AS yang dituduh melakukan kejahatan perang. Gallagher dilaporkan termasuk di antara mereka mendapat pertimbangan diberikan pengampunan.

Gallagher diseret ke pengadilan militer atas laporan anak buahnya di satuan Operasi Khusus Navy SEAL. Mereka ditugaskan ke Mosul bersama pasukan Irak untuk melawan ISIS.

Menurut dokumen pengadilan, beberapa anggota pleton 'Alpha' tak suka dengan perilaku Gallagher yang kerap menakut-nakuti warga sipil dengan senapan sniper-nya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Penembakan Brutal Guncang Pertandingan Hoki Es di AS, 3 Orang Tewas

Internasional
12 jam lalu

Israel Lakukan Berbagai Cara Gagalkan Kesepakatan Nuklir AS-Iran

Nasional
1 hari lalu

Terbang ke AS, Prabowo bakal Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan Trump

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Bertolak ke Amerika Serikat, bakal Bertemu Donald Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal