Antisipasi Ekstremisme, Pakistan Reformasi Lebih dari 30.000 Madrasah

Nathania Riris Michico
Para pelajar membaca Al-Quran bersama dalam sebuah madrasah di desa Jaba, Balakot, Pakistan. (foto: REUTERS).

Ghafoor menuturkan, saringan yang dilakukan pemerintah terhadap madrasah di seluruh negara itu mendapati bahwa, dari lebih dari 30.000 madrasah, ada sekitar 100 yang mengajarkan ekstremisme dan terorisme.

"Sisanya tidak terlibat dalam kegiatan seperti itu dan siswa-siswa madrasah tersebut hanya mendapat pendidikan Islam saja, tidak memiliki akses terhadap pelajaran-pelajaran kontemporer," ujar Ghafoor.

Jenderal militer itu juga mengatakan, Perdana Menteri Imran Khan sudah membentuk komite khusus untuk bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang mengelola madrasah untuk memasukkan mata pelajaran modern dalam silabus pendidikan mereka.

Hingga baru-baru ini saja, sebut Ghafoor, madrasah di Pakistan senantiasa berada di bawah bidang pelayanan industri.

Dia tidak menjelaskan lebih jauh. Namun Ghafoor mengatakan madrasah kini dimasukkan di bawah kementerian pendidikan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Internasional
10 hari lalu

Menlu Iran Tiba di Pakistan, Utusan Trump Menyusul, Pembicaraan Damai Berlanjut?

Nasional
15 hari lalu

Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Tangkap 3 WN Pakistan

Internasional
16 hari lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal