Antisipasi Ekstremisme, Pakistan Reformasi Lebih dari 30.000 Madrasah

Nathania Riris Michico
Para pelajar membaca Al-Quran bersama dalam sebuah madrasah di desa Jaba, Balakot, Pakistan. (foto: REUTERS).

Ghafoor menuturkan, saringan yang dilakukan pemerintah terhadap madrasah di seluruh negara itu mendapati bahwa, dari lebih dari 30.000 madrasah, ada sekitar 100 yang mengajarkan ekstremisme dan terorisme.

"Sisanya tidak terlibat dalam kegiatan seperti itu dan siswa-siswa madrasah tersebut hanya mendapat pendidikan Islam saja, tidak memiliki akses terhadap pelajaran-pelajaran kontemporer," ujar Ghafoor.

Jenderal militer itu juga mengatakan, Perdana Menteri Imran Khan sudah membentuk komite khusus untuk bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang mengelola madrasah untuk memasukkan mata pelajaran modern dalam silabus pendidikan mereka.

Hingga baru-baru ini saja, sebut Ghafoor, madrasah di Pakistan senantiasa berada di bawah bidang pelayanan industri.

Dia tidak menjelaskan lebih jauh. Namun Ghafoor mengatakan madrasah kini dimasukkan di bawah kementerian pendidikan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal