Arab Saudi Dikabarkan Bakal Izinkan Penerbangan Langsung dari Israel

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Arab Saudi tengah berkibar di depan sebuah gedung (ilustrasi). (Foto: AP)

Pada Sabtu (9/7/2022) lalu, Biden menyatakan dalam sebuah editorial opini di media AS bahwa perjalanannya ke Timur Tengah akan difokuskan untuk memulai babak baru dalam keterlibatan Amerika Serikat dengan kawasan tersebut.  Menurut dia, penguatan kemitraan dengan negara-negara seperti Arab Saudi sangat penting untuk melawan persaingan AS dengan Rusia dan China.

Padahal, dalam kampanye pemilihan presiden AS 2020, Biden pernah menyebut Saudi sebagai “negara paria” alias negara dari kasta terendah.

Perjalanan Biden selama tiga hari itu juga akan difokuskan pada penguatan kemitraan AS-Israel, di samping upaya untuk memperbaiki hubungan AS-Saudi yang berantakan. Dia juga akan menggalang dukungan dari para sekutu di kawasan Teluk untuk meredakan lonjakan harga minyak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Bebas dari Israel, 422 Aktivis Global Sumud Flotilla Diterbangkan ke Turki

Nasional
9 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
10 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
11 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal