Arab Saudi Ogah Terlibat Operasi Maritim Pimpinan AS untuk Lindungi Kapal Israel dari Houthi

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Arab Saudi (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Pascakonflik bersenjata antara Israel dan para pejuang Palestina dari gerakan Hamas mencuat pada Oktober, kelompok Houthi meningkatkan serangan mereka terhadap kapal-kapal kargo yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Laut Arab. Kelompok itu juga bersumpah untuk melanjutkan serangannya sampai Israel mengakhiri kekejaman dan aksi militernya di Jalur Gaza.

Pekan lalu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengumumkan pembentukan operasi multinasional untuk mengamankan kapal-kapal kargo yang berlayar di Laut Merah dari serangan Houthi. Menurut Austin, ada sejumlah negara yang akan mengambil bagian dalam operasi itu, seperti Inggris, Bahrain, Kanada, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia , Seychelles, dan Spanyol. 

Merespons pengumuman Lloyd tersebut, Houthi pun bersumpah akan menyerang kapal mana pun yang bergabung dengan koalisi maritim pimpinan AS itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Dubes Saudi Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang saat Liput Anak Krakatau Segera Ditemukan

4 jam lalu

Dubes Saudi soal Serangan Houthi Yaman: Sangat Berdampak ke Stabilitas dan Keamanan Global

11 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

13 jam lalu

Indonesia Prihatin Konflik di Yaman Memanas, Serukan Upaya Diplomasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal