Arab Saudi Tegaskan Bersedia Normalisasi Hubungan dengan Israel, Tapi Ada Syaratnya

Arif Budiwinarto
Menlu Arab Saudi, Pangerang Faisal Al-Saud menegaskan negaranya memiliki visi menormalisasi hubungan dengan Israel sebagai upaya memberikan kemerdekaan dan pengakuan kedaulatan negara Palestina. (foto: Aljazeera)

Syarat tersebut sangat mencerminkan Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan oleh Saudi pada tahun 2002. Inisiatif tersebut menyerukan untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab lainnya dengan imbalan penarikan penuh pendudukan Israel dari tanah Palestina sejak perang 1967, termasuk Dataran Tinggi Golan, Jerusalem Timur dan Tepi Barat. 

Inisiatif tersebut didukung kembali selama bertahun-tahun oleh Liga Arab tetapi tidak pernah dilaksanakan, karena Israel melanjutkan pendudukan dan perluasan permukimannya di Tepi Barat.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
11 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
23 jam lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
1 hari lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal