Elemen sayap kanan di pemerintahan Israel, yang memiliki hubungan dengan Tsav 9, menentang upaya Presiden AS Joe Biden untuk membentuk perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas untuk mengakhiri perang Gaza.
Pada tanggal 13 Mei lalu, para anggota Tsav 9 menjarah dan kemudian membakar dua truk bantuan di dekat Kota Hebron, Tepi Barat.
“Selama berbulan-bulan, orang-orang dari Tsav 9 telah berulang kali berupaya menggagalkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk dengan memblokir jalan, terkadang dengan kekerasan, di sepanjang rute dari Yordania ke Gaza, termasuk transit di Tepi Barat,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller.
“Mereka juga merusak truk bantuan dan membuang bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan jiwa ke jalan,” ucapnya.
Sanksi dari AS berupa pembekuan aset apa pun yang dimiliki kelompok tersebut di bawah yurisdiksi AS dan melarang warga Amerika untuk berurusan dengannya.