AS Disebut Mata-matai Lepas Pantai China Pakai Pesawat Sipil

Arif Budiwinarto
Pesawat sipil berjenis Bombardier Challanger CL-604 yang dipakai AS memata-matai wilayah China. (foto: Inflite Charter)

"Dibandingan dengan kemampuan pengintaian uara Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS, pesawat pengintaian dari perusahaan pertahanan swasta memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menangani masalah 'wilayah abu-abu', mengurangi tekanan diplomatik yang disebabkan oleh konfrontasi militer langsung," laporan SCSPI yang dikutip dari South China Morning Post, Jumat (13/11/2020).

Media Rusia, Sputnik menuliskan analisis berbeda. Penggunaan pesawat komersial oleh AS untuk memata-matai China menunjukkan Pentagon kekurangan pesawat intelijen di wilayah itu.

Pesawat Patroli P-8A Poseidon yang hampir setiap hari dioperasikan melintasi Laut China Selatan dikabarkan mengalami masalah mesin yang disebabkan penggunaan berlebih.

Tiga jet sipil yang dipakai AS mata-matai China

Menurut SCSPI ada tiga jet sipil yang dimodifikasi untuk kepentingan tersebut. Satu pesawat adalah pesawat pengintai maritim Bombardier Challenger (CL-604) yang dioperasikan oleh Tenax Aerospace Corporation.

SCSPI menggambarkan CL-604 sebagai "versi sederhana" dari Poseidon, yang diadaptasi dari pesawat Boeing 737. Menurut SCSPI, CL-604 tiba di Pangkalan Udara Kadena di Okinawa, Jepang, pada 31 Maret.

Namun, tidak seperti Poseidon yang lebih besar, CL-604 tidak memiliki kemampuan untuk mengisi bahan bakar di tengah penerbangan, yang membatasi kemampuannya untuk berkeliaran di suatu area untuk jangka waktu yang lama.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
13 jam lalu

Kampus di AS Ini Buka Fakultas Baru Cetak Kreator Konten-Influencer

14 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

16 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

17 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal