AS Ikut Tangani Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda yang Menjerat Emirsyah Satar

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/12/2019). (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

MONTREAL, iNews.idAmerika Serikat ikut menangani penyelidikan internasional atas dugaan suap terkait penjualan pesawat jet Bombardier ke Garuda Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh produsen pesawat asal Kanada itu, Kamis (6/5/2021).

Bombardier menyatakan, Departemen Kehakiman AS pada Februrari lalu meminta dokumen dan informasi terkait dengan akuisisi dan perjanjian sewa pesawat CRJ1000 ke maskapai penerbangan asal Indonesia itu antara 2011 dan 2012. Seorang juru bicara Bombardier mengatakan, perusahaannya bekerja sama sepenuhnya dengan Washington DC.

Pada November tahun lalu, Kantor Penanganan Penipuan Serius Inggris (SFO) juga menyatakan sedang menyelidiki Bombardier atas dugaan penyuapan dalam transaksi tersebut.

Reuters melansir, pihak berwenang di Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat mencapai rekor penyelesaian kasus suap 4 miliar dolar AS dengan produsen pesawat Eropa, Airbus, tahun lalu. Ketiga negara juga meraih kesepakatan pembelaan senilai 800 juta dolar AS dengan produsen mesin Inggris, Rolls-Royce, pada 2017.

Kedua penyelesaian masalah hukum tersebut mencakup penjualan pesawat atau mesin ke beberapa maskapai penerbangan dunia, termasuk Garuda. Reuters belum dapat menghubungi pihak Garuda untuk dimintai komentar di luar jam kerja.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Posting Foto Bersama Kim Jong Un: Kami Akur Sekali!

1 hari lalu

Batas Waktu Gencatan Senjata 60 Hari AS-Iran Berakhir Hari Ini, Bagaimana Kelanjutannya?

1 hari lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

1 hari lalu

Perang Iran Tak Kunjung Usai, Negara Teluk Pertimbangkan Usir Pangkalan AS?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal