AS Umumkan Sanksi Baru untuk Iran, Apa Saja?

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi terbaru untuk Iran terkait serangan ke wilayah Israel pada 13-14 April lalu, menargetkan produksi rudal dan drone (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi terbaru untuk Iran terkait serangan ke wilayah Israel pada 13-14 April lalu. Sanksi menargetkan produksi drone kamikaze Iran yang dgunakan dalam serangan tersebut.

Presiden AS Joe Biden mengatakan sanksi dari negaranya baru awalan. Para pemimpin G7, kata dia, bersatu guna meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

“Sanksi tersebut menargetkan para pemimpin dan entitas yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam, Kementerian Pertahanan Iran, serta program rudal dan drone pemerintah Iran yang memungkinkan terjadinya serangan kurang ajar ini,” kata Biden, dalam pernyataan tertulisnya, dikutip dari Reuters, Jumat (19/4/2024).

Departemen Keuangan AS menyatakan telah menargetkan 16 orang dan dua entitas. Mereka dituduh berperan dalam memproduksi drone Iran. Salah satu yang dijatuhi sanksi adalah produsen mesin yang digunakan oleh drone Shahed.

Entitas lain yang  juga menjadi sasaran adalah tiga anak perusahaan yang penjual mobil Iran, Bahman Group. Kelompok ini disebut mendukung Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel

15 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

15 jam lalu

Brutal! Pasukan Israel Ledakkan Panti Jompo di Lebanon

18 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal