Aung San Suu Kyi Janji Transparan soal Rohingya, Siap Buka Dialog

Anton Suhartono
Aung San Suu Kyi berbicang dengan PM Thailand Prayuth Chan Ocha (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi berjanji akan meningkatkan transparansi terkait penanganan krisis Rohingya.

Suu Kyi merupakan pemimpin sipil yang diharapkan bisa berbuat lebih banyak untuk mengakhiri penderitaan warga muslim Rohingya di Rakhine yang dibantai oleh militer. Namun dia gagal memenuhi ekspektasi komunitas internasional. Kecaman silih bergani datang. Terakhir, Kanada mencabut status warga negara kehormataman Suu Kyi.

Tim pencari fakta PBB dalam laporan akhirnya menyebut kekerasan terhadap etnis Rohingya merupakan pembasmian etnis.

"Saya mengakui, kami memiliki tantangan yang harus dihadapi, khususnya tekait dengan Rakhine dan perjuangan untuk mewujudkan perdamaian," kata Suu Kyi, yang sedang berada di Tokyo, Jepang, untuk menghadiri pertemuan investasi, dikutip dari AFP, Senin (8/10/2018).

"Kami tidak menyembunyikan fakta ini dari teman-teman kami," katanya.

Peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1991 itu sadar, Myanmar harus bisa berkerja sama dengan komunitas internasional agar kepentingan ekonomi, khususnya soal investasi, tidak terganggu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

12 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

12 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

12 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal