Australia Desak China Minta Maaf soal Foto Hoaks Tentara Todong Anak Afghanistan Pakai Pisau

Anton Suhartono
Scott Morrison (Foto: Reuters)

Foto tersebut di-posting sepekan setelah Australia mengumumkan akan memberhentikan setidaknya 10 tentara anggota pasukan khusus yang melakukan pelanggaran berat di Afghanistan. Ada bukti terpercaya mereka terlibat dalam pembantaian puluhan warga sipil di Afghanistan.

Stasiun televisi ABC pada Kamis lalu melaporkan, laporan independen yang diterbitkan pekan sebelumnya mengungkap, ada bukti 39 tahanan dan warga sipil Afghanistan yang tidak bersenjata dibunuh oleh 19 tentara Australia.

Menurut laporan ABC, 10 tentara sudah mendapat pemberitahuan resmi akan diberhentikan, namun identitas mereka tidak disebutkan.

Disebutkan, mereka merupakan saksi atau turut membantu pembunuhan itu, sehingga tidak termasuk di antara 19 orang yang dirujuk untuk kemungkinan tuntutan pidana.

Mereka diberi waktu setidaknya 14 hari untuk menanggapi pemberitahuan pemecatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

3 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

4 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal