Austria Tutup 2 Masjid karena Dianggap Bikin Jamaah Radikal

Ahmad Islamy Jamil
Polisi Austria saat menangani insiden penembakan di Kota Wina, Senin (2/11/2020) lalu. (Foto: AFP)

Komunitas Agama Islam Austria yang diakui pemerintah menyatakan, satu masjid yang terdaftar secara resmi ditutup karena melanggar aturan terkait doktrin keagamaan, konstitusi, serta undang-undang nasional yang mengatur lembaga-lembaga Islam di negara itu.

Pada Jumat kemarin, Departemen Kejaksaan Wina menyatakan, enam dari 16 orang yang ditahan sejak insiden penyerangan Senin lalu telah dibebaskan. Sementara sisanya tetap ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait orang-orang yang berada lingkaran Fejzulai.

Fejzulai berkewarganegaraan ganda Austria-Makedonia. Sebelumnya, kata pemerintah, dia pernah dihukum karena mencoba bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
18 hari lalu

Mobil Rombongan Polisi Ditembaki KKB di Tolikara, 1 Anggota Terluka

21 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

31 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

31 hari lalu

Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal