Austria Tutup 2 Masjid karena Dianggap Bikin Jamaah Radikal

Ahmad Islamy Jamil
Polisi Austria saat menangani insiden penembakan di Kota Wina, Senin (2/11/2020) lalu. (Foto: AFP)

Komunitas Agama Islam Austria yang diakui pemerintah menyatakan, satu masjid yang terdaftar secara resmi ditutup karena melanggar aturan terkait doktrin keagamaan, konstitusi, serta undang-undang nasional yang mengatur lembaga-lembaga Islam di negara itu.

Pada Jumat kemarin, Departemen Kejaksaan Wina menyatakan, enam dari 16 orang yang ditahan sejak insiden penyerangan Senin lalu telah dibebaskan. Sementara sisanya tetap ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait orang-orang yang berada lingkaran Fejzulai.

Fejzulai berkewarganegaraan ganda Austria-Makedonia. Sebelumnya, kata pemerintah, dia pernah dihukum karena mencoba bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kaca di Gedung BGN Pecah, Polisi Pastikan Bukan karena Ditembak

57 tahun lalu

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua Tengah, DPR: Usut Tuntas!

57 tahun lalu

Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pilot hingga Tewas di Papua Pegunungan

57 tahun lalu

Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal