Ayah di Maroko Memohon kepada Putin agar Selamatkan Putranya dari Hukuman Mati karena Bela Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai bisa melakukan campur tangan untuk menyelamatkan pria Maroko yang divonis hukuman mati karena ikut berperang melawan Rusia di Donetsk, Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Kelompok hak asasi manusia (HAM) di Maroko telah mendesak pemerintah untuk campur tangan untuk menyelamatkan pemuda itu, dengan alasan kekhawatiran atas kesehatannya.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
18 jam lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

24 jam lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

2 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

2 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

5 hari lalu

Prabowo Bicara soal Wacana Hukuman Mati Koruptor: Kalau Dilaksanakan Nggak Bisa Diralat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal