Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser

Maria Christina Malau
Personel Massive Attack terlihat memegang bendera Palestina di atas panggung saat konser di The Star Theatre, pada 29 Juli 2026. (Foto: Tangkapan layar Blushie157/Reddit via The Straits Times)

Del Naja bersama Grant Marshall juga menjadi salah satu musisi yang sejak awal mendukung kampanye No Music for Genocide, gerakan yang mengajak para musisi dan label rekaman memblokir akses karya mereka di layanan streaming di Israel sebagai bentuk protes terhadap perang di Gaza.

Sementara Kepolisian Singapura dalam pernyataannya menyebut kedua personel Massive Attack diselidiki karena diduga memberikan dukungan terhadap isu politik sekaligus menampilkan lambang negara asing tanpa izin.

"Setelah penyelidikan selesai dan seluruh fakta dipertimbangkan secara saksama, kepolisian, setelah berkonsultasi dengan Kejaksaan Agung, memutuskan memberikan peringatan keras kepada kedua pria tersebut," bunyi pernyataan bersama Kepolisian Singapura dan IMDA, dikutip dari The Straits Times.

Keduanya dinyatakan melanggar Foreign National Emblems (Control of Display) Act atau Undang-Undang Pengendalian Penayangan Lambang Negara Asing, serta Public Order Act atau Undang-Undang Ketertiban Umum.

Selain melarang kedua personel itu kembali memasuki Singapura, IMDA juga memastikan tidak akan menyetujui Massive Attack menggelar konser di negara itu selama larangan tersebut masih berlaku.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
13 hari lalu

Viral! Pedro Porro Dikira Bawa Bendera Palestina saat Selebrasi Juara Piala Dunia 2026, Ini Faktanya

28 hari lalu

Viral Ari Lasso Unggah Bendera Palestina usai Dikabarkan Mau Nikah di Israel

31 hari lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

2 bulan lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal