Bantah Tolak Tawaran Negosiasi, Ukraina: Rusia Beri Syarat yang Tak Bisa Kami Terima

Anton Suhartono
Ukraina membantah anggapan menolak negosiasi dengan Rusia (Foto: Reuters)

Saat jeda itu, lanjut Peskov, Ukraina memanfaatkan elemen nasionalis mengerahkan sistem peluncur roket ke perumahan di kota-kota besar Ukraina. Dia menilai pengerahan persenjataan berat ke permukiman sebagai situasi yang sangat berbahaya.

Rusia kemudian memerintahkan pasukannya untuk menyerang Ukraina ke segala arah sebagai tanggapan karena Ukraina menolak negosiasi. 

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, militernya mengintensifkan serangan, di antaranya dengan menenggelamkan enam kapal perang Ukraina di dekat Pulau (Ular), Laut Hitam.

Selain itu beberapa daerah seperti Schastia, Muratovo, Starohnativka, Oktyabrskaya, dan Pavlopol berada di bawah kendali pasukan Rusia.

Dia juga mendesak para pejuang Ukraina untuk menarik peralatan tempur dari tempat-tempat sipil.

"Kami menyerukan kepada rakyat Ukraina, permintaan dari otoritas kriminal di Kiev untuk segera menarik semua senjata berat dari rumah dan permukiman kota. Saya ingin menegaskan sekali lagi, angkatan bersenjata Rusia tidak menyerang permukiman di kota-kota Ukraina," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

5 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

5 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

5 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal