Bashar Al Assad Bantah Sengaja Kabur ke Rusia Setelah Digulingkan: Tidak Direncanakan!

Anton Suhartono
Bashar Al Assad membantah bermaksud untuk meninggalkan Suriah setelah kelompok bersenjata Hayat Tahrir Al Sham (HTS) mendekati jantung Kota Damaskus (Foto: AP)

DAMASKUS, iNews.id - Mantan Presiden SuriahBashar Al Assad, Senin (16/12/2024), menyampaikan pernyataan publik pertamanya setelah digulingkan kelompok oposisi bersenjata pada 8 Desember lalu. Dia membantah bermaksud untuk meninggalkan Suriah setelah kelompok bersenjata Hayat Tahrir Al Sham (HTS) mendekati jantung Kota Damaskus.

"Pertama, kepergian saya dari Suriah tidak direncanakan atau terjadi selama jam-jam terakhir pertempuran, seperti dituduhkan beberapa pihak," demikian pernyataan Assad yang ditulis di Telegram, seperti dilaporkan kembali Sputnik.

Assad mengklaim masih berada di Damaskus untuk menjalankan tugas hingga 8 Desember 2024 dini hari.

Begitu pasukan oposisi memasuki ibu kota, dia pindah ke pangkalan udara Rusia di Kota Latkia. Keberadaannya di sana bukan untuk melarikan diri, melainkan mengawasi operasi tempur pasukannya.

Assad mengklaim pangkalan tersebut diserang drone oleh kelompok oposisi bersenjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

23 jam lalu

Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas

1 hari lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

1 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal