Bentrokan Antara Polisi dan Demonstran, Ekuador Nyatakan Keadaan Darurat

Nathania Riris Michico
Demonstran bentrok dengan polisi antihuru-hara di Quito, Ekuador. (FOTO: Rodrigo Buendia/AFP/Getty Images)

"Ini adalah tindakan yang tidak terbatas sampai pemerintah membatalkan keputusan tentang subsidi. Kami akan melumpuhkan negara," kata pemimpin transportasi bus, Abel Gomez.

Saat malam tiba, beberapa ribu demonstran menuju ke istana presiden di pusat kota Quito, yang dikelilingi oleh polisi dan tentara. Para pengunjuk rasa akhirnya bubar.

Sementara itu di Guayaquil, beberapa toko dijarah. Di kota ketiga Ekuador, Cuenca, wali kota yang berasal dari oposisi setempat memimpin aksi protes.

Menteri Dalam Negeri Ekuador Maria Romo mengatakan 19 orang ditangkap, tetapi jumlah itu diperkirakan akan meningkat.

Dalam kunjungan ke Guayaquil, Moreno mengatakan kerusuhan dengan kekerasan hampir sepenuhnya terkendali dan memuji pasukan keamanan karena memulihkan ketertiban.

Dengan populasi lebih dari 17 juta orang, Ekuador memiliki sejarah panjang ketidakstabilan politik. Aksi protes jalanan menggulingkan tiga presiden selama kekacauan ekonomi pada dekade sebelum Correa berkuasa pada 2007.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 bulan lalu

Bek Barcelona Tewas Ditembak di Ekuador, 2 Orang Ditangkap

Internasional
3 bulan lalu

Rusuh Antargeng Narkoba di Penjara Ekuador, 500 Napi Tewas sejak 2021

Internasional
3 bulan lalu

27 Napi Penjara Ekuador Tewas Digantung di Sel, Ini Pemicunya

Internasional
3 bulan lalu

Horor, 27 Napi Tewas Digantung di Dalam Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal