Berikut Isi Surat Joe Kent, Pejabat Intelijen AS yang Mundur gegara Tak Setuju Perang Iran

Anton Suhartono
Joe Kent mundur sebagai Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS, Selasa (17/3), karena tak setuju dengan perang Iran (Foto: AP)

Presiden AS Donald Trump menyebut Iran sebagai ancaman langsung bagi negaranya. Sejumlah pejabat lain juga menyatakan serangan AS sejak 28 Februari dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah.

Namun pernyataan tersebut bertentangan dengan penjelasan Pentagon kepada Kongres yang menyebut Iran tidak berencana menyerang, kecuali jika diserang terlebih dahulu.

Trump juga menyampaikan alasan yang berubah-ubah terkait serangan ke Iran, mulai dari melindungi demonstran anti-pemerintah, mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir dan rudal jarak jauh, hingga menggulingkan rezim yang dituduh mendukung terorisme.

Bahkan, Trump turut menyerukan kepada rakyat Iran untuk melakukan perlawanan dan merebut pemerintahan mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perkuat Intelijen Keuangan, Prabowo Naikkan Anggaran PPATK

2 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

2 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal