Bos Dewan HAM PBB Sindir Negara-Negara yang Hanya Mengecam Israel

Anton Suhartono
Volker Turk menyindir negara-negara yang hanya mengecam tindakan Israel tanpa mengambil langkah konkret (Foto: AP)

Turk juga mempertanyakan langkah apa yang diperlukan agar negara-negara bersedia bertindak untuk mencegah semakin luasnya pendudukan Israel di Tepi Barat.

"Apa yang diperlukan agar negara-negara melakukan tindakan untuk mencegah semakin masifnya pendudukan (Israel) di wilayah yang diperuntukkan bagi warga Palestina dalam kerangka solusi dua negara?" katanya.

Dia menyoroti pencaplokan yang dilakukan Israel di Tepi Barat yang disebutnya terus berlangsung tanpa hambatan, meski Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan putusan terkait persoalan tersebut.

Selain negara-negara, Turk juga menyerukan perusahaan-perusahaan internasional menghentikan kerja sama bisnis dengan pihak-pihak yang mendukung pembangunan permukiman Yahudi ilegal di wilayah Palestina.

Dia menilai diperlukan tekanan internasional yang lebih besar untuk menghentikan tindakan tersebut sekaligus membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di Tepi Barat.

Sementara itu, Turk turut menyoroti kondisi di Jalur Gaza. Dia menyebut pasukan Israel telah membunuh lebih dari 1.300 warga Palestina meski gencatan senjata telah berlangsung selama sekitar satu tahun.

Militer Israel, lanjut dia, juga masih menghambat akses bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kondisi tersebut menambah keprihatinan terhadap situasi kemanusiaan di wilayah yang telah dilanda konflik berkepanjangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Israel Akan Usir Jutaan Warga Gaza, AS: Tak Seorang pun Boleh Dipaksa Pergi

23 jam lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

24 jam lalu

Dewan HAM PBB Kutuk Rencana Israel Usir Paksa Seluruh Warga Gaza

1 hari lalu

Jerman Ubah Pabrik Mobil VW Jadi Tempat Bikin Senjata Iron Dome Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal