Bos Intelijen AS: China Ancaman Terbesar bagi Dunia, Dominasi Militer dan Teknologi

Anton Suhartono
John Ratcliffe (Foto: Reuters)

Pendekatan spionase China ada tiga, yakni mencuri, meniru, dan mengganti. Entitas China mencuri kekayaan intelektual perusahaan AS, meniru, kemudian menggantikan peran perusahaan tersebut di pasar global.

Ratcliffe juga menyinggung laporan badan intelijen AS bahwa perwakilan China berusaha mencampuri politik dalam negeri AS.

Dia juga menuduh China telah mencuri teknologi pertahanan AS untuk mewujudkan rencana modernisasi militer agresif yang digalakkan Presiden Xi Jinping.

“Pilpres sudah selesai. Sekarang mari kita semua jujur ​​tentang China," katanya, kepada Reuters soal artikel di WSJ tersebut.

Tulisan Ratcliffe itu merupakan serangan terbaru melawan China yang dilakukan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengomentari pernyataan Ratcliffe itu dengan mengatakan tuduhan AS atas pencurian teknologi merupakan hal menggelikan.

China kerap mendesak para pemimpin AS untuk memutar retorika saat bicara tentang negaranya yang selalu disalahkan akibat ketakutan atas perannya yang semakin meningkat di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

3 jam lalu

Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Ini Respons BIN

5 jam lalu

Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran

5 jam lalu

Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal