Brasil Ingin Para Remaja Tak Berhubungan Seks, tapi Terbentur Agama dan Pantangan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi remaja menjadi seorang cosplayer di Comic Con 2019 di Sao Paulo, Brasil. (FOTO: Miguel SCHINCARIOL / AFP)

Bagi Brasil yang mengalami peningkatan penganut evangelis, ini adalah kabar baik.

Seorang remaja berusia 15 tahun, Isabela Brito, adalah bagian dari kelompok remaja Gereja Paz di Tatuape, sebuah distrik di Sao Paulo.

"Ketika Anda menjalani hubungan (seks) sebelum menikah, itu akan membawa beberapa konsekuensi seperti kehamilan dan penyakit," ujarnya, seperti dilaporkan BBC.

"Jadi saya berpikir bahwa menunda momen itu hingga Anda menikah, ketika itu berarti sangat penting."

Meskipun para menteri tidak menggunakan kata "pantangan" ketika meluncurkan kampanye, salah satu organisasi yang dikonsultasikan oleh Alves adalah Eu Escolhi Esperar (saya memutuskan untuk menunggu), sebuah kelompok yang melakukan pantangan hamil sebelum menikah, yang diinisiasi oleh pendeta evangelis Nelson Junior.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

57 tahun lalu

Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

57 tahun lalu

Soimah Keguguran Anak Ketiga di Usia 45 Tahun, Tak Sadar Lagi Hamil

57 tahun lalu

Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal