Brasil Ingin Para Remaja Tak Berhubungan Seks, tapi Terbentur Agama dan Pantangan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi remaja menjadi seorang cosplayer di Comic Con 2019 di Sao Paulo, Brasil. (FOTO: Miguel SCHINCARIOL / AFP)

Nelson Junior menjelaskan, Alves berbicara kepadanya tentang mencoba membawa organisasi serupa dari Amerika Serikat (AS) tetapi tidak pernah berhasil. Sekarang, sebagai pendeta, dia melihat kesempatannya dan pendeta evangelis tidak bisa lebih bahagia.

"Kenapa tidak menyuruh orang menunggu?" tanyanya.

"Itu logis, bukan ideologis atau religius. Satu hal yang perlu kita atasi di sini di Brasil adalah debat baru ini bahwa segala sesuatu yang berasal dari agama itu buruk."

Danie Sampaio adalah seorang aktivis perempuan yang mendampingi remaja perempuan yang tinggal di wilayah kumuh Sao Paulo. Dia merasa bahwa agama adalah satu bagian dari masalah.

Dia memperkenalkan perempuan berusia 20 tahun, Vitoria Maria de Oliveira, yang tengah hamil 36 minggu.

"Saya mulai berhubungan seks pada usia 15 tahun," kata dia kepada BBC.

Vitoria menjelaskan bahwa dia tidak mendapatkan pendidikan seksual sampai usianya 16 atau 17 tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

57 tahun lalu

Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

57 tahun lalu

Soimah Keguguran Anak Ketiga di Usia 45 Tahun, Tak Sadar Lagi Hamil

57 tahun lalu

Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal