Bunuh Petani, 2 Tentara Divonis Mati

Umaya Khusniah
Dua tentara penjaga perdamaian Uni Afrika divonis mati di Somalia. (Foto: Reuters)

Kasus itu telah berlarut-larut sejak Oktober di markas besar PBB dan AU di Mogadishu.

"Bagi kami sebagai orang Somalia, tidak ada pengacara yang mewakili kami. Tetapi kami senang dengan hasilnya dan ini harus menjadi pelajaran bagi semua pasukan asing di negara kami, mengacu pada AMISOM," kata seorang kerabat korban kepada Anadolu. 

Sebelumnya, AMISOM mengakui tentaranya membunuh petani selama operasi melawan teroris al-Shabaab di pinggiran Golwayn. Ketegangan tinggi ini antara Somalia dan AU karena kedua belah pihak membahas masa depan AMISOM.

Somalia meminta perwakilan Komisi Uni Afrika (AUC) untuk meninggalkan negara itu dalam satu minggu setelah menyatakan dia persona non grata awal bulan ini. Simon Mulongo tidak lagi diterima di Somalia karena dugaan kegiatannya yang tidak berada di bawah hukum negara itu, kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Candai Panglima TNI dan Kapolri

57 tahun lalu

Prabowo Hadiri Pekan Nasional Petani dan Nelayan di Gorontalo, Kenakan Peci Karanji 

57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

Wasit Asal Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Tak Berkutik

57 tahun lalu

Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal