Cadangan Mineral Afghanistan Capai Rp14.469 Triliun, Mau Diapakan Taliban?

Ahmad Islamy Jamil
Pejuang Taliban membawa senjata buatan Amerika Serikat yang ditinggalkan Tentara Nasional Afghanistan, Senin (16/8/2021). (Foto: Reuters)

Sayangnya, setelah lebih dari satu dekade berlalu, ketenangan yang diharapkan itu tidak pernah tiba. Sebaliknya, kekacauan dan gejolak masih berkelindan di sekitar negara yang dilanda kemiskinan. Dengan kata lain, sebagian besar kekayaan mineral Afghanistan sampai detik ini masih tetap berada di dalam tanah. 

Anggota senior tidak tetap Dewan Atlantik yang juga mantan Direktur Timur Tengah dan Asia Tengah di Dana Moneter Internasional (IMF), Mosin Khan menuturkan, saat ini sektor mineral di Afghanistan hanya menghasilkan 1 miliar dolar AS (Rp14,46 triliun) per tahun. Dari jumlah tersebut, dia memperkirakan sebanyak 30 persen hingga 40 persen di antaranya “dirampok” oleh para koruptor.

Di luar itu, ada juga dana yang didapat para panglima perang dan kelompok Taliban, dari sejumlah proyek pertambangan kecil. Ke depan, ada kemungkinan Taliban menggunakan kekuatan baru mereka untuk mengembangkan sektor pertambangan itu, menurut analisis Schoonover.

“Bisa dibayangkan satu lintasan mungkin ada beberapa konsolidasi, dan beberapa penambangan ini tidak perlu lagi diatur,” katanya.

Akan tetapi, lanjut Schoonover, untuk mewujudkan itu jelas tidak mudah. Pasalnya, Taliban perlu mencurahkan perhatiannya segera pada berbagai masalah keamanan dan kemanusiaan di dalam negeri begitu berkuasa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

1 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal