Cerita Dokter Bedah Inggris Saksikan Kekejaman Israel di Gaza

Muhammad Fida Ul Haq
Relawan dokter di Gaza menyebut Israel menggunakan senjata terlarang bom fosfor putih (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Seorang ahli bedah Inggris keturunan Palestina yang menghabiskan berbulan-bulan di Jalur Gaza selama perang Israel-Hamas. Dia menceritakan kekejaman Israel kepada warga Gaza.

Ghassan Abu Sitta merupakan bagian dari tim relawan Doctors Without Borders. Dia pernah menjadi relawan di zona konflik lain, termasuk Irak, Suriah, dan Yaman. 

Abu Sitta melihat luka parah warga Gaza akibat rudal hingga senjata terlarang bom fosfor yang digunakan Israel.

Abu Sitta melintasi perbatasan dari Mesir ke Gaza pada 9 Oktober, dua hari setelah perang dimulai, dan tinggal di wilayah yang terkepung tersebut selama 43 hari, bekerja di Rumah Sakit Al-Ahli dan Shifa di utara Gaza.

Abu Sitta memberikan kesaksiannya kepada unit kejahatan perang Inggris yang melakukan penyelidikan. Kesaksian tersebut banyak berhubungan dengan serangan terhadap fasilitas kesehatan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
20 jam lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

20 jam lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

21 jam lalu

Ngeri! Wali Kota di Prancis Jadi Korban Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

24 jam lalu

Makin Brutal! Pemukim Ilegal Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat, Pecahkan Kaca Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal