China dan Rusia Gelar Latihan Perang Gabungan Libatkan Kapal Perang dan Kapal Selam

Anton Suhartono
China dan Rusia memulai latihan perang gabungan angkatan laut (AL) di Laut Jepang, Minggu (3/8) (Foto: Kemhan Rusia)

BEIJING, iNews.id - China dan Rusia memulai latihan perang gabungan angkatan laut (AL) di Laut Jepang atau Laut Timur, Minggu (3/8/2025). Latihan The Joint Sea 2025 ini berlangsung selama 3 hari.

Beberapa kapal perang dan kapal selam dari kedua negara terlibat dalam latihan yang bertujuan memperkuat kemitraan dan mengimbangi kekuatan tatanan global yang Amerika Serikat (AS) itu.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) China menyatakan The Joint Sea-2025 dimulai di perairan dekat pelabuhan Vladivostok, Rusia. Disebutkan, militer kedua negara melakukan simulasi operasi penyelamatan kapal selam, operasi anti-kapal selam, pertahanan udara, dan anti-rudal gabungan, serta pertempuran maritim.

Empat kapal China, termasuk kapal destroyer berpeluru kendali Shaoxing dan Urumqi, berpartisipasi dalam latihan bersama kapal-kapal Rusia.

Setelah latihan, kedua negara akan melakukan patroli AL gabungan di perairan Pasifik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal