China dan Rusia Gelar Latihan Perang Gabungan Libatkan Kapal Perang dan Kapal Selam

Anton Suhartono
China dan Rusia memulai latihan perang gabungan angkatan laut (AL) di Laut Jepang, Minggu (3/8) (Foto: Kemhan Rusia)

China dan Rusia melaksanakan latihan gabungan rutin tahunan sejak beberapa tahun lalu. Sementara Joint Sea dimulai pada 2012. Tahun lalu latihan diadakan di sepanjang pantai selatan China.

Menurut Kemhan China, latihan tahun ini bertujuan untuk memperdalam lebih lanjut kemitraan strategis komprehensif kedua negara.

Selain hubungan ekonomi dan politik, China dan Rusia juga memperkuat kerja sama militer dalam beberapa tahun terakhir. Hubungan keduanya semakin erat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

China tidak pernah mengecam serangan Rusia ke Ukraina yang sudah berlangsung lebih dari 3 tahun. Oleh karena itu banyak sekutu Ukraina, termasuk Amerika Serikat (AS), yakin China telah memberikan bantuan kepada Rusia.

Namun China bersikeras mereka netral dan terus menyerukan diakhirinya pertempuran. Namun China juga menuduh negara-negara Barat memperpanjang konflik dengan mempersenjatai Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal