China Perbarui 3 Pangkalan Udara Dekat Taiwan, Sinyal Konflik Semakin Kuat

Salsabila Nur Rizki
Penampakan foto satelit pangkalan udara Zhengzhou, China, yang diperbarui (Foto: Planet Labs)

Dua pihak berpisah pada 1949, Taiwan lalu memproklamirkan kemerdekaan dan telah diakui oleh beberapa negara PBB. 

Saat peringatan Hari Nasional, Presiden Taiwan Tsai Ing Wen mengatakan pihaknya tidak akan tunduk pada China seberapa pun tekanan yang diberikan dan akan tetap mempertahankan sistem demokrasi.

“Semakin banyak pencapaian kita maka semakin banyak pula tekanan yang kita dapat dari China,“ katanya, seraya menegaskan tidak ada yang bisa memaksa Taiwan tunduk.

"Kami akan terus memperkuat pertahanan nasional dan menunjukkan tekad untuk membela diri serta memastikan tidak ada yang bisa memaksa Taiwan mengikuti arahan yang dibuat China untuk kami," ujarnya, lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal