China Perintahkan 700 Juta Pria Warga Negaranya Serahkan Sampel DNA

Anton Suhartono
China dilaporkan perintahkan 700 juta pria warganya untuk menyerahkan sampel DNA (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Penelitian yang dilakukan Australian Strategic Institute mengungkap, Pemerintah China memerintahkan sekitar 700 warganya berjenis kelamin laki-laki untuk menyerahkan sampel DNA.

Tujuannya, dengan DNA tersebut akan lebih mudah bagi negara untuk memantau dan mengawasi mereka.

Dalam laporan yang diterbitkan The New York Times (NYT), kepolisian China telah memulai operasi ini ke penjuru negeri sejak akhir 2017.

Untuk menunjang program ini, China menyiapkan fasilitas database DNA sangat besar.

Dari data tersebut memungkinkan pihak berwenang untuk melacak siapa pun hanya berdasarkan air liur, darah, atau materi genetik lain dari yang bersangkutan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
15 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
16 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
1 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internet
1 hari lalu

Mengejutkan! AI Mulai Jadi Acuan Memilih Destinasi Liburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal