China Tutup Gereja Protestan di Beijing karena Dianggap Ilegal

Anton Suhartono
Gereja Zion di Beijing (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah Kota Beijing menutup gereja Protestan 'underground' di sebuah gedung. Eksekusi dilakukan pada Minggu (9/9/2018) sore usai kebaktian.

Pejabat di Beijing mengatakan, gereja bernama Zion yang berlokasi di lantai 3 itu tidak memiliki izin.

Seorang pendeta, Jin Mingri, mengatakan, sekitar 70 petugas datang untuk melakukan eksekusi.

"Mereka menghalau semua orang ke luar dan menyegel tempatnya, bahkan menjatuhkan papan nama gereja di dinding," kata Jin, dikutip dari AFP, Senin (10/9/2018).

"Semua barang kami disita dan kami tidak diizinkan masuk kembali ke gedung," tuturnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
8 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal