China Tutup Gereja Protestan di Beijing karena Dianggap Ilegal

Anton Suhartono
Gereja Zion di Beijing (Foto: AP)

Pemerintah setempat mengatakan, gereja dan afiliasinya telah dilarang.

"Setelah penyelidikan, (kami mendapati) Gereja Zion di Beijing tidak terdaftar dan melakukan kegiatan atas nama organisasi sosial tanpa izin," kata biro urusan sipil distrik Chaoyang, dalam pernyataan.

Pada Senin, puluhan kendaraan polisi dan ratusan petugas berseragam lengkap maupun berpakaian sipil menjaga gedung itu untuk menghalangi jemaat yang akan beraktivitas. Petugas menegaskan, lantai 3 gedung sudah disegel.

Pemerintah komunis China mewaspadai gerakan terorganisasi di luar kendali, termasuk kegiatan keagamaan. Para analis mengatakan, pengawasan terhadap kelompok keagamaan semakin diperketat di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping.

Karena sulit membuat gereja, umat Kristiani mengakali menyulap gedung menjadi tempat ibadah underground.

"Di bawah Xi, pemerintah telah mengubah pendekatan dari membiarkan gereja-gereja seperti Zion beroperasi selama mereka tidak berpolitik menjadi sekarang mengontrol mereka atau menutupnya," kata Brent Fulton, pendiri situs web ChinaSource dan penulis "Kristen China Urban".

Fulton mengatakan Jin mungkin menjadi sasaran setelah dia menolak permintaan pihak berwenang pada April lalu untuk memasang CCTV di gereja.

Dia merupakan satu dari sekitar 200 pendeta gereja underground yang memasukkan nama mereka dalam petisi yang mengeluhkan serangan oleh pemerintah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

RI-China Perkuat Kerja Sama Sektor Pertanian, Kembangkan Bawang Putih hingga Durian

7 hari lalu

China Bantah Mata-matai Bos Nvidia Jensen Huang: Tuduhan Tak Berdasar!

8 hari lalu

Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

8 hari lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal