David Bennett, Pria Pertama di Dunia Jalani Transplantasi Jantung dari Babi Meninggal Dunia

Anton Suhartono
David Bennett (kanan) meninggal dunia 2 bulan setelah menjalani operasi transplantasi jantung dari babi (Foto: Reuters)

"FDA berpatokan pada data kami serta data babi percobaan untuk mengizinkan transplantasi pada pasien penyakit jantung stadium akhir yang tidak memiliki alternatif pengobatan lain," kata Muhammad Mohiuddin, dokter Fakultas Kedokteran Universitas Maryland yang memimpin program xenotransplantasi, transplantasi organ hewan ke manusia. 

Data Organdonor.gov mengungkap, sekitar 110.000 penduduk AS saat ini antre untuk mendapatkan transplantasi organ. Lebih dari 6.000 pasien meninggal setiap tahun sebelum mendapatkannya. Babi telah lama menjadi sumber potensial transplantasi karena organ mereka sangat mirip dengan manusia. Jantung babi pada saat usia penyembelihan, memiliki ukuran seperti jantung manusia dewasa.

Organ lain dari babi yang sedang diteliti untuk ditransplantasi ke manusia termasuk ginjal, hati, dan paru-paru. 

Upaya transplantasi jantung babi ke manusia sebelumnya gagal karena perbedaan genetik yang menyebabkan penolakan organ atau adanya virus yang menimbulkan risiko infeksi. 

Dalam kasus transplantasi jantung pada Bennett, tiga gen yang sebelumnya terkait dengan penolakan organ "dihapus" dari babi donor terlebih dulu, sementara enam gen manusia yang terkait dengan penerimaan kekebalan dimasukkan ke genom babi. Para peneliti juga menghapus gen babi untuk mencegah pertumbuhan berlebihan dari jaringan jantung. 

Operasi Bennett sebagian didanai dari hibah dana penelitian yakni sebesar 15,7 juta dolar AS atau sekitar Rp223 miliar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

6 jam lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

6 jam lalu

Netanyahu Berubah Drastis Lebih Hati-Hati Bicara dengan Trump, Ada Apa?

1 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Bombardir Gedung Tempat Tinggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal