Demo Berujung Kekerasan di Paris, 100 Orang Luka dan 200 Ditangkap

Nathania Riris Michico
Seorang demonstran mengenakan jaket kuning bertuliskan “Macron, pencuri, pembohong, penjahat, pergi, warga mengusir Anda” dekat Champs-Elysees dalam unjuk rasa di Paris, Sabtu, 1 Desember 2018. (Foto: AP)

Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan, 5.000 polisi dikerahkan ke sekitar kota itu untuk membantu mengendalikan protes-protes.

Pada Minggu (2/12/2018), Associated Press melaporkan, seluruh stasiun kereta api di dan sekitar Champ Elysees ditutup karena alasan keamanan.

Philippe menyebut, sekitar 36.000 orang, termasuk sekitar 5.500 di Paris, melakukan aksi protes di seluruh negara itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
18 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
19 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
19 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal