Di Pertemuan NATO, AS Semprot Turki gara-gara Beli Senjata dari Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Spanduk NATO terpampang di markas baru aliansi itu di Brussles, Belgia, April 2018. (Foto: Reuters)

Pertemuan itu digambarkan cukup kondusif, namun “lebih konfrontatif” dibandingkan dengan suasana berbagai rapat yang pernah digelar NATO selama ini.

Dalam kesempatan yang sama, seorang diplomat dengan mengutip Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, mengatakan bahwa persatuan di NATO tidak mungkin diwujudkan jika salah satu sekutu “meniru tindakan Rusia”. Tudingan itu merujuk pada cara Moskow memicu perang proksi dengan mengirimkan tentara bayaran ke daerah-daerah konflik.

Seorang pejabat AS mengatakan, diskusi pada Selasa itu berlangsung panas. Akan tetapi, dia menolak untuk memberikan perincian lebih lanjut.

“Intinya, Amerika Serikat mendesak Turki pada banyak kesempatan untuk menyelesaikan masalah (pembelian) S-400 (sistem senjata Rusia); berhenti menggunakan pejuang Suriah dalam konflik luar negeri, dan; menghentikan tindakan provokatif di Mediterania Timur,” kata pejabat itu.

Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, pada Kamis (4/12/2020) mengatakan, dia tidak dapat mengomentari pertemuan rahasia itu.

“Saya baru saja menguraikan perbedaan antara kedua negara dan masalah yang luar biasa. Tapi kami (Turki) harus membeli (sistem senjata) dari Rusia karena kami tidak bisa mendapatkannya dari sekutu kami,” ucapnya.

Beberapa sumber Turki yang mengetahui pertemuan itu mengatakan, Pompeo membuat berbagai macam tuduhan yang tidak adil terhadap Ankara. Menurut sumber itu, Turki juga terbuka untuk melakukan pembicaraan tanpa prasyarat dengan Yunani terkait masalah Mediterania Timur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kantor Misi Diplomatik AS di 4 Negara Rusak Parah Dihantam Rudal Iran, Ini Daftarnya

9 jam lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

10 jam lalu

Trump Puji Zohran Mamdani: Wali Kota Hebat walau Beda Partai

12 jam lalu

AS Embargo Penerbangan, Larang Bandara Seluruh Dunia Terima Pesawat Maskapai Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal