KABUL, iNews.id - Pemerintah Afghanistan menolak ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait penyerahan Pangkalan Udara Bagram. Ancaman tersebut tak akan berpengaruh apa pun.
Sebelumnya, Trump, dalam posting-an di Truth Social, mengatakan sesuatu akan terjadi jika Afghanistan tak mau menyerahkan kembali pangkalan Bagram kepada AS.
Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara pemerintah Afghanistan, mengatakan di media sosial X, mendesak AS untuk tidak mengancam integritas teritorial Afghanistan.
"Telah dikomunikasikan secara konsisten kepada Amerika Serikat dalam semua negosiasi bilateral bahwa, bagi Emirat Islam (nama resmi Afghanistan), kemerdekaan dan integritas teritorial Afghanistan adalah yang terpenting," tulis Fitrat.
Dia menambahkan, berdasarkan Perjanjian Doha 2020, AS berjanji tidak akan menggunakan kekuatan atau mengancam integritas teritorial atau kemerdekaan politik Afghanistan, atau mencampuri urusan dalam negerinya.