Didemo 2 Pekan Penuh, PM Lebanon Saad Hariri Mundur

Nathania Riris Michico
PM Lebanon Saad Hariri mengundurkan diri . (FOTO: Marwan Tahtah/AFP)

Unjuk rasa mencerminkan perpecahan di dalam masyarakat Lebanon dan menyebabkan penutupan bank, kantor, sekolah, dan universitas selama 10 hari.

Kelompok Syiah militan, Hizbullah, yang mendominasi pemerintahan koalisi Hariri, baru-baru ini memperkeras posisinya terhadap pengunjuk rasa.

Pada Selasa, pendukung Hizbullah dan kelompok Syiah lain, Amal, merusak kamp pengunjuk rasa di Beirut tengah, meneriakkan slogan, membakar tenda, dan memukuli pengunjuk rasa anti-pemerintah.

Penghambat jalan yang dibuat oleh pengunjuk rasa juga diserang.

Polisi antihuru-hara dan tentara berusaha memisahkan kelompok yang berlawanan dengan menembakkan gas air mata.

Hizbullah menentang pengunduran diri Hariri, dengan mengatakan ini akan menciptakan kekosongan di pemerintah Lebanon.

Editor : Nathania Riris Michico
Tags:
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal