Dikecam Netizen, Surat Kabar AS Washington Post Tarik Kartun Menghina Palestina

Anton Suhartono
Ilustrasi surat kabar AS The Washington Post akhirnya menarik kartun bernada rasis terhadap Palestina (Foto: Reuters)

Seorang netizen mengatakan di X, kartun tersebut sangat keji, fanatik, dan tidak manusiawi.

Sementara itu di situs web Washington Post, seorang pembaca menulis, “Washington Post memalukan karena menggunakan kiasan rasis yang saat ini digunakan untuk membenarkan genosida yang mayoritas korbannya adalah anak-anak. Tidak memanusiakan suatu bangsa membuka jalan bagi terjadinya ketidakadilan. Sangat disayangkan melihat The Washington Post menyulut api rasisme. Kartun ini dan fakta penerbitannya sungguh mengerikan.”

Ramirez merupakan pemenang Hadiah Pulitzer dua kali. Ini bukan kali pertama karyanya menyerang Palestina. Dalam kartun lain, dia memelesetkan slogan 'Nyawa Orang Kulit Hitam Itu Penting', menjadi “Nyawa Teroris Itu Penting”. Kartun itu menyiratkan dukungan yang ditunjukkan oleh orang kulit hitam di Amerika Serikat terhadap rakyat Palestina sama saja dengan berpihak pada Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal