Dilabeli Australia Organisasi Teroris, Begini Reaksi Hamas Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Para anggota sayap militer Hamas di Gaza, Palestina. (Foto: AP)

Andrews mengatakan, selain Hamas, Australia juga mendaftarkan tiga kelompok lain sebagai organisasi teroris. Ketiganya yaitu Hay'at Tahrir al-Sham dan Hay'at Tahrir al-Sham, yang berbasis di Suriah, dan; Ordo Sosialis Nasionalis, sebuah kelompok yang berbasis di Amerika Serikat.

Empat kelompok militan Islam lainnya, yakni Abu Sayyaf, al-Qaeda, al-Qaeda di Negeri Maghreb Islam, dan Jemaah Islamiyah, juga terdaftar kembali di bawah label tersebut.

Hamas memiliki sayap politik dan militer. Kelompok itu memerintah Jalur Gaza sejak meletusnya perang saudara pada 2007. Kala itu, Hamas mengusir pasukan yang setia kepada Presiden Palestina yang didukung Barat, Mahmoud Abbas. Saat ini, pengaruh Abbas tetap dominan di wilayah Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Hamas didirikan pada 1987 dan menentang keberadaan Israel dan negosiasi damai dengan zionis. Mereka menyerukan perlawanan bersenjata terhadap pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Menipu Rp11,6 Triliun, Anak Wali Kota di Filipina Diburu FBI

5 jam lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

6 jam lalu

Trump Bakal Klaim Selat Hormuz Milik AS, Iran: Hanya Kami yang Bisa Buka-Tutup

7 jam lalu

Nah! Negara-Negara Teluk Mulai Frustrasi dengan AS, Perang Iran Tak Kunjung Usai

8 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal