Diketahui, banjir bandang dahsyat menerjang wilayah perbatasan pegunungan Nepal dengan Tibet, China, menenggelamkan desa-desa serta menghanyutkan jalan dan jembatan.
Data kepolisian hingga Jumat (28/8/2026), mengungkap setidaknya 475 orang tewas, sementara sekitar 1.200 lainnya hilang, termasuk lebih dari 500 turis asing.
Hasil investigasi awal mengindikasikan banjir dipicu mencairnya gunung es yang jatuh menimpa waduk hingga menjebol pintu air dan menerjang sepanjang sungai sejauh ratusan kilometer.