Ditawan di Suriah, Pria Jepang dan Italia Minta Tolong lewat Video

Nathania Riris Michico
Tahanan militan Suriah, Jumpei Yasuda dan Alessandro Sandrini, memohon bantuan lewat sebuah video. (Foto: AFP)

Jumpei diduga diculik di Suriah utara oleh Front Al Nusra, mantan afiliasi Al Qaeda, pada 2015. Dalam video itu, dia mengaku sebagai orang Korea namun berbicara bahasa Jepang. Dia menyebutkan video itu direkam pada 25 Juli.

Sedangkan Sandrini menyebut tanggal berbeda, yakni 19 Juli. Dia mengatakan, permintaan tolongnya itu merupakan yang terakhir kalinya ditujukan ke Pemerintah Italia.

Sandrini diculik di Turki pada Oktober 2016 sebelum dibawa ke Suriah. Dia diduga berasal dari Brescia dan berusia sekitar 32 tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

16 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

17 hari lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

17 hari lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal