Duh! Air, Tanah dan Udara di Gaza Diduga Terkontaminasi Zat Berbahaya akibat Ulah Israel 

Anton Suhartono
Kekhawatiran besar muncul mengenai kondisi lingkungan Gaza setelah Israel menjatuhkan 100.000 ton bahan peledak selama agresi (Foto: AP)

Pemulihan Lingkungan yang Mustahil Tanpa Bantuan Dunia

Meski gencatan senjata telah berlaku, Israel disebut masih melanggar kesepakatan dengan melakukan serangan harian, termasuk pada Rabu (19/11) yang menewaskan sedikitnya 23 orang di Kota Gaza, Rafah, dan Khan Younis. Situasi yang tidak stabil ini menyulitkan upaya pemulihan lingkungan.

Palestina menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza bukan hanya membangun kembali rumah dan rumah sakit, tetapi juga memerlukan program dekontaminasi lingkungan besar-besaran. Tanpa itu, Gaza berisiko menghadapi krisis kesehatan publik yang lebih mengerikan dibanding masa perang.

Dengan 288.000 keluarga hidup dalam kondisi darurat, akses makanan dibatasi, dan bantuan kemanusiaan hanya masuk 28 persen dari jumlah yang disepakati, isu lingkungan kini menjadi ancaman tambahan yang memperparah penderitaan warga.

Bencana lingkungan di Gaza ini menunjukkan bahwa konflik bukan hanya merenggut nyawa dan bangunan, tetapi juga meninggalkan luka panjang pada tanah yang seharusnya menopang kehidupan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
24 menit lalu

Pin Artist4Ceasefire Jadi Sorotan di Oscar 2026, Maknanya Sangat Powerful!

Internasional
1 jam lalu

Israel Masih Tutup Masjid Al Aqsa, Liga Arab Peringatkan Dampak Serius 

Internasional
2 jam lalu

Netanyahu Rilis Video Bantah Tewas Dibom Iran, Tunjukkan Jarinya Masih Utuh

Internasional
2 jam lalu

Israel Akan Panggil 450.000 Pasukan Cadangan, Gelar Serangan Darat ke Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal