Duh, Banyak Siswi SMP dan SMA di Jepang Hamil Setelah Sekolah Libur akibat Wabah Corona

Anton Suhartono
Kasus kehamilan siswi SMP dan SMA di Jepang meningkat sejak sekolah diliburkan akibat wabah virus corona (Foto: AFP)

Sepanjang April, jumlah siswi SMP dan SMA yang berkonsultasi di Departemen Kehamilan RS Jikei lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lain sejak fasilitas itu didirikan pada 2007.

“Selama sekolah tutup akibat virus corona, banyak siswa yang tinggal di rumah. Bagi sebagian mereka, ini peluang untuk melakukan hubungan seksual, yang dalam beberapa kasus mengarah pada kehamilan yang tidak direncanakan,” kata Wakil Presiden RS Jikei, Ken Hasuda, dikutip dari SoraNews24, Jumat (15/5/2020).

Hasuda menjelaskan, pada kondisi normal, anak-anak menghabiskan banyak waktu di sekolah, sekaligus melakukan kegiatan ekstrakurikuler. Namun semenjak sekolah libur, mereka punya banyak waktu bertemu dengan teman-teman pria.

Di saat yang sama, orangtua mereka keluar rumah untuk bekerja atau melakukan aktivitas lain. Kondisi ini memberikn peluang bagi mereka untuk keluar rumah pergi ke tempat teman pria atau bahkan menerima mereka masuk kamar.

Dia menceritakan, seorang remaja pria berkonsultasi, kekasihnya menunjukkan gejala hamil beberapa hari setelah mereka berhubungan seks, seperti mual setiap pagi. Ada pula siswi yang kebingungan karena hasil tes menunjukkan positif.

Meski demikian fenomena siswi SMP dan SMA hamil bukan hal aneh di Jepang. Pada April 2020, divisi konsultasi kehamilan RS Jikei menangani 75 remaja, meingkat 29 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Angka itu menyumbang 13 persen dari total konsultasi kehamilan pada April 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
7 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
8 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal